Babinsa Ikut Kendalikan Hama Tikus di Kecamatan Way Panji

oleh -195 Dilihat

Wartaonline.id – Serda saryono anggota babinsa koramil 421-07/Sidomulyo , ikut membantu kegiatan gerakan pengendalian hama tikus dilokasi persawahan desa sido waluyo dan desa sidorejo kecamatan sidomulyo lamsel , rabu (10/02/2021).

Serangan hama tikus yang sudah hampir satu bulan lamanya menyerang tanaman padi petani di areal persawahan 2 desa tersebut di kecamatan sidomulyo yakni desa sido waluyo sudah berdampak sangat merugikan para kaum petani , dan petani sudah merasa kualahan dalam upaya pengendaliannya.

Melihat kondisi yang dialami petani , lintas instansi terkait akhirnya cukup serius untuk turun tangan langsung melakukan gerakan pengendaliannya dalam mengatasi serangan hama tikus ini , agar para petani tidak merugi.

Gerakan pengendalian hama tikus yang dilakukan langsung dipimpin oleh Kadis pertanian pemda lamsel Bibit purwanto , juga hadir kepala seksi pengendalian proteksi propinsi lampung andrio saputro , Ka upt petanian sidomulyo didik , babinsa setempat serda saryono , para penyuluh pertanian , pengurus gapoktan / poktan , serta ratusan orang masyarakat petani dari desa sido waluyo dan sidorejo kecamatan way sidomulyo lamsel.

Saking kesalnya dalam melakukan pengendalian hama tikus ini , sampai sampai masyarakat memasangkan aliran listrik diareal persawahan , akan tetapi hal ini sangat membahayakan keselamatan bagi warga itu sendiri , dan atas hasil kerjasama dan koordinasi antar instansi dilakukannya gerakan pengendaliannya secara bersama sama.

Dalam kesempatan itu , Kasi Pengendalian Hama Balai Proteksi Prov Lampung Andrio Saputra menyampaikan “bahwa pengendalian hama tikus yang efektif dilaksanakan seharusnya sebelum saat musim tanam dimulai , karena pada musim tersebut tidak ada tanaman padi sehingga tikus akan mudah dikendalikan dengan racun tikus , tetapi kalau sudah ada tanaman padi tikus cenderung akan memilih memakan tanaman padi”.ujarnya.

Labih lanjut lagi menambahkan “untuk mengendalikan serangan hama tikus ini , dinas pertanian propinsi lampung memberikan bantuan berupa Rodentisida (Racun Pernafasan dan belerang) , dengan cara dibakar lalu dimasukan kedalam lubang tikus yang masih aktif , kemudian dengan menutup lubang pelolosan tikus , untuk lebih efektif pelaksanaan Gerakan Pengendalian (gerdal) tikus dengan rodentisida Racun Pernafasan dan belerang dilakukan pada pagi / sore hari secara serentak pada tiap lubang tikus aktif, karena pada saat itulah tikus aktif dalam beraktivitas mencari makan maupun mencari pasangannya “.pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.